Jumat, 17 Mei 2013

MahameruKu


Makassar April 2013 terbesit dalam pemikiran-pemikiran sekelompok manusia-manusia yang senang merespon alam untuk suatu arti yang pasti dalam diri sendiri. Setelah menyatukan visi dan misi serta pemikiran2 positif maka diputuskan untuk merespon gunung Semeru di pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl. “sesuatu banget” itulah yang mengkokohkan rencana sekelompok manusia-manusia ini.
8 Mei 2013 adalah tanggal pertemuan sekelompo manusia-manusia perespon alam khususnya Gunung Semeru.

Dari kiri ke kanan (Mas Kentang-Surabaya, Echink-Makassar, Jeffry-Makassar, Didit-Surabaya, Kokom-Makassar, Ariane-Makassar, Budi-Jakarta).
Ranu Kumbolo adalah tempat dimana kita membersihkan semua sampah-sampah hati serta pemikiran terhadap sisi dan ruang sekitar. Menenggelamkan ke dasar Ranu dengan terselimutkan kabut tebal dingin menusuk kalbu. Kejernihan air Ranu Kumbolo menjadi cermin bagi kami semua dan melukiskan wajah-wajah orang lain agar ikut menjadi jernih. Rasa dingin air Ranu kumbolo akan terus memberi keseimbangan terhadap panasnya jiwa yang kadang tak terkendali.







Kebersamaan dalam perbedaan adalah keindahan tiada tara, bersama-sama memilih satu tujuan walaupun tidak bersama mencapai. Lantai, dinding dan atap menjadi saksi kebersamaan serta komitmen dalam diri, saling menyapa satu dengan yang lainnya, berbagi demi kehidupan bersama. Berselimutkan kabut dingin serta meneguk hidangan hangat untuk jiwa sang petualang. Teriakan-teriakan sapaan untuk mempererat tali silahturahmi disaksikan lingkaran alam, membuka jendela hati serta mendengar bisikan kata penuh makna.


Menanti sebuah jawaban pasti dengan bayangan yang memberi semangat kehidupan. Apakah ada sebuah jawaban? Apakah setiap coretan akan terus berlalu? Apakah jalan tak berujung masih memperlihatkan kepastian? Apakah warna kehidupan terus bergejolak?



Cinta adalah factor terpenting dalam kehidupan, tanpa cinta hidup akan terasa hampa. Menelusuri tanjakan cinta membuat tekad dalam hidup, melukiskan sebuah nama dalam norma kehidupan. Meyakinkan diri dan menciptakan rasa optimis mengarungi alur kehidupan.


Lukisan hati terkait keindahan alam memberikan inspirasi semangat juang, berada diantara keindahan setiap nafas, membisikkan deretan lirik untuk terus menjaga kebersamaan.

menarik kesimpulan tentang sahabat, menjadi satu dalam coretan, alam menghembuskan nafas persahabatan, abadi kekal tak bertitik, membuatku selalu bernafas dalam kenangan, mengikat tali sepatu dengan rapi, apakah korek gasmu masih memberikan api untuk sebatang rokok penghangat tubuh dalam kesunyian yang dingin...

keberhasilan bukanlah diukur dari materi seseorang, melainkan dari perilakunya yang menempatkan dirinya di antara dua sisi, tekad, asa, Doa, pengharapan dan usaha, itulah spirit hidup kesuksesan, menelusuri jalan setapak, bermandikan keringat dan air mata. buakan sekedar kata "hadooo capek" yang akan membuatmu gagal melainkan "next time saja kalau ke sini lagi", apakah kau masih seperti dirimu diawal kunjunganmu? apakah kau masih berharap dilain kesempatan sedangkan sudah tampak di depan mata? aku dan kamu adalah satu, satu visi dan misi yaitu "SUKSES" :)

Senin, 06 Mei 2013

The New Helmet for Valentino Rossi

Keselamatan itu penting karena nyawa kita itu cuma satu, kecuali kalo lo mati suri....nah disetiap aktifitas kita pasti ada resikonya, namun kita bisa meminimalisir resiko tersebut dengan cara berfikir, mengikuti prosedur dan standarisasi keselamatan. salah satu contoh adalah olahraga balap motor, di mana setiap pembalap diharuskan mengenakan kostum balap dan helem. Valentino Rossi adalah pembalap dunia yang memiliki prestasi balapan yang luar biasa. salah satu vendor helem mendisignkan khusus helem untuk seorang valentino rossi untuk menghindari kejadian fatal saat ,mengalami kecelakaan...berikut videonya....nah helem itu sebenarnya punya saya, tapi....

Senin, 29 April 2013

Organisasi Hidup Makan Gaji

Kadang merasa semangat, kadang merasa terbebani...itulah hidup di dunia yg terikat oleh waktu serta kursi-kursi atasan. dibebani dengan target ini dan itu. saya tau berada di dalam struktur organisasi perusahaan memang sudah seharusnya mengikuti rule yg berlaku, jujur itu adalah beban. jam 6 pagi saya terbangun lalu segera menuju kamar mandi 3x2 m lalu mengenakan pakaian yg sudah diatur pemakaiannya, sarapan lalu bergegas mengendarai sepeda meotor menelusuri jalanan samping Tol yang penuh dengan lubang serta bebatuan. setiba di kantor, meeting lalu menjalani aktivitas sebagai seorang marcomm. menelusuri kota makassar, mendatangi relasi2 yang bisa diajak kerjasama untuk meraih revenue perusahaan yang katanya "nanti kalau target tercapai, kalian akan mendapatkan bonus"...allaaaaahhh....iming2an belaka. mencoba untuk berkegiatan di salah satu perumahan elit di Makassar, dimana penghuninya adalah para manusia2 renkarnasi (entah jadi apa) yang menghindari sengatan matahari dan membenci "pembayaran" mencintai GRATISAN. aku bingung dengan orang2 itu, namun disatu sisi kami membutuhkan mereka (dollar). "om minta bubur buat mama" apa? bilang ma mama habis....salah satu adegan dibagian cerita di perumahan tersebut, diundang buat acara malah ga mau datang, giliran bagi bubur gratis minta ma anaknya, hadooooo...manusia. begitulah seterusnya. saya tau memnag seperti itulah kehidupan saling membutuhkan satu dengan yg lainnya, namun dari bawah ke atas itu susah, selalu dipandang sebelah mata tetapi jika dari atas ke bawah, wadoooo seperti singa yg melihat marmut.

Kamis, 11 April 2013

2013, Berca Ekspansi WiMax di 18 Kota


 
Pontianak - PT Berca Hardaya Perkasa masih akan memperluas ekspansi jaringan WiMax ke 10 kota lagi setelah mengkomersilkan layanan dengan brand WiGO ini di Pontianak dan 7 kota lainnya.

"Target ekspansi kami di 2013 ini akan menjangkau total 18 kota. Setelah Pontianak, kita akan ke Samarinda, Banjarmasin, Tenggarong, Bontang, dan lainnya," ungkap Duta Subagio Sarosa, Direktur PT Berca Hardaya Perkasa kepada detikINET di Pontianak, Rabu (10/4/2013).

Sebelum Pontianak, Berca sejak Februari 2012 lalu telah menggelar Wimax komersial di Medan, Makassar, Palembang, Pekanbaru, Batam, Bali, dan Balikpapan.

Ekspansi ini dimungkinkan karena Berca memiliki lisensi Broadband Wireless Access (BWA) untuk WiMax di 2,3 GHz di 8 zona wilayah sejak pertengahan 2009 lalu, dengan lebar spektrum 30 MHz di Sumatera Bagian Selatan dan Tengah, Kalimantan, Bali, Sulawesi Bagian Selatan, dan Nusa Tenggara.

Sedangkan di Sumatera Bagian Utara dan Batam, lebar spektrumnya 15 MHz. Dengan banyaknya zona wilayah ini, maka menjadikan Berca sebagai penguasa zona WiMax terbanyak dan terluas di Indonesia.

Berca sendiri sudah memiliki sekitar 10 ribu pelanggan dengan total base station hampir 300 BTS. Tahun ini ditargetkan pelanggannya bertambah menjadi 15 ribu dengan tambahan 300 BTS baru.

"Untuk belanja modal capex (capital expenditure) tahun ini, kalau dihitung nilai investasi per BTS sekitar USD 60 ribu dikali 300, kemudian ditambah bandwidth dan lainnya, ya sekitar USD 20 juta," ujar Duta.

Duta saat awal ekspansi Februari 2012 lalu sempat mengatakan, total investasi untuk mengembangkan WiGO selama lima tahun akan menghabiskan dana sekitar USD 500 juta.

Perusahaan ini juga bekerja sama dengan empat vendor teknologi untuk penyediaan infrastruktur jaringan dan perangkat CPE modem, yakni PT Panggung Electric Citrabuana, PT Xirka Dama Persada-Huawei, PT Sanmina-SCI Batam, dan PT Len-Inti.

Sedangkan untuk akses backbone dan backhaul intercity, Berca dalam menggelar layanan 4G WiMax untuk WiGO menyewa jaringan dan bandwidth dari Indosat, Telkom, dan Indonesian Comnet Plus (ICON+).

"Kami yakin WiGO akan mengubah behaviour dari pengguna setelah merasakan internet cepat. Kecepatan dan kestabilan dalam berinternet menjadi kunci penting untuk menunjang setiap aktivitas pengguna internet," pungkas Duta.

Sumber:
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 11/04/2013 07:40 WIB

Operator Wimax Tunggu Momentum Migrasi ke LTE



Pontianak - Aturan soal regulasi 4G dengan teknologi Long Term Evolution (LTE) tak hanya ditunggu para operator seluler, namun juga oleh para penyedia jaringan 4G WiMax.

Berca Hardayaperkasa, misalnya. Penyedia jaringan layanan WiMax dengan brand WiGO ini juga tak menutup kemungkinan akan mengadopsi LTE dalam beberapa tahun ke depan.

"Kita harus antisipatif mengadopsi teknologi yang ekosistemnya berjalan baik. Tapi LTE ini belum ada regulasinya, kami masih harus menunggu beberapa tahun lagi," kata Duta Subagio Sarosa, Direktur PT Berca Hardayaperkasa kepada detikINET di Pontianak, Kamis (11/4/2013).

Berca yang telah menggelar ekspansi WiMax ke 8 kota besar di Indonesia, diakui sangat mungkin untuk migrasi ke LTE yang dinilai punya ekosistem lebih baik karena dukungan ketersediaan perangkat base station dan CPE yang lebih banyak dan bisa lebih murah karena lebih mass production.

Selain itu, migrasi ke LTE juga memungkinkan bagi Berca karena memiliki lisensi Broadband Wireless Access (BWA) dengan lebar spektrum 30 MHz di 2,3 GHz di Sumatera Bagian Selatan dan Tengah, Kalimantan, Sulawesi Bagian Selatan, Bali, dan Nusa Tenggara.

"Frekuensi kami bisa banget buat LTE. Kami juga pakai TD untuk WiMax dan bisa jadi TD LTE nanti karena TD itu satu frekuensi, tidak seperti FDD yang terpisah uplink-downlink-nya," jelas Said Hafidz, Head of Telematics Regulation Berca.

Selain Berca, perusahaan lain yang memenangi tender untuk lisensi BWA di 2,3 GHz adalah First Media, Telkom, Indosat Mega Media (IM2), Internux, dan Jasnita Telekomindo. First Media kabarnya juga tengah menunggu untuk migrasi ke LTE.

Rencana migrasi dari WiMax ke LTE sebenarnya telah mendapatkan restu dari Menkominfo Tifatul Sembiring beberapa waktu lalu. Tifatul pernah menyebutkan bahwa para pemain WiMax bisa saja mengadopsi LTE pada 2013 ini. Namun rencana itu belum difollow-up lebih lanjut oleh Kementerian.

Selain telah ditempati oleh para pemain WiMax, rentang frekuensi di 2,3 GHz juga masih tersisa 60 MHz. Sisa frekuensi ini juga dinilai Ben Siagian, Country Manager Qualcomm Indonesia, lebih tepat dimanfaatkan untuk layanan LTE karena ekosistemnya sudah ada dan harga handset juga lebih murah karena telah diproduksi massal.

Frekuensi 2,3 GHz juga dinilai lebih pas sebagai alternatif LTE sembari menunggu 700 MHz lowong setelah para pemain TV analog rampung migrasi ke TV digital pada akhir 2017 nanti.

sumber:
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 11/04/2013 13:29 WIB

Selasa, 26 Februari 2013

i believe

saya yakin dia akan datang, walaupun saat ini belum datang saya yakin dia akan datang. aku sudah tahu kok sosoknya namun itu adalah rahasia
aku sering menghubunginya dan dia merespon dengan baik, bercanda, berdiskusi dll. dia ramah dan sopan, anaknya baik. walaupun dia di sana tetapi dia tetap ada di sini.
aku berkomunikasi dengannya walau hanya dalam khayal, imajinasiku membawaku kepadanya. aku memang mengenal bayang-bayang, namun bayang2 itu begitu nyata. aku bisa terus bersikap cool walaupun beribu pertanyaan mengantri padat di otakku. i believe it.

The true broadband



Hai kawan jumpa lagi kita setelah sekian lama tak jumpa, kini saya berada di dunia yang berbeda dari sebeluumnya...masih berkecimpung di dunia Telekomunikasi, but...lebih spesifik ke Data. ya seperti slogan dibelakang saya "The True Broadband". internet dalam kehidupan kita itu sangat penting, layaknya kehadiran seorang wanita yang kita sayangi. tanpa dia hidup kita terasa hampa. bicara kecepatan dalam berinternet saat ini kadang kita merasa bgm di'....kyk pertanyaan itu muncul terus, edd sama semua ji provider, bilang cepat baru lelet tonji....tp WiGO itu beda tawwa...cepat mentong, ya kalau memang jaringan lg bagus. pastolah dalam kehidupan kita, kita butuh yang cepat2. misalkan kita menyukai seorang wanita, lalu kita menyatakan kesukaan kita padanya, pastilah kita ingin segera dijwab to? jawbannya nassami. hehehehe....mau coba pake WiGO dtg sj ke WiGO center jl. Gunung Bulusaraung No 24 makassar. bye..................